Paskibra adalah salahsatu organisasi yang membentuk saya hingga menjadi sekarang ini. Bagaimana tidak, sejak saya sekolah di SMPN 1 Jamanis (2009-2012) saya sudah merasakan pendidikan Paskibra. Sikap disiplin saya juga terbentuk disana. Saya masih ingat momen ketika ada Diklatsar Paskibra Satuan se Tasikmalaya Utara, tempatnya di MAN Kiarakuda saat ini sudah berganti menjadi MAN 3 Tasikmalaya. Pola pendidikannya semi militer. ya seperti itulah. semua serba dihitung, makan dihitung. buang air dihitung. bahkan jalan saja dihitung. Tapi berkat pendidikan itulah kepercayaan pada diri saya mulai sedikit kelihatan. Sejak itu pulalah saya berkeinginan untuk menjadi Paskibraka Nasional di Istana Negara. Qudarulloh, takdir berkata lain.
Sikap disiplin dan percaya diri saya itu saya bawa ketika mengenyam pendidikan di SMK Plus YSB Suryalaya (2012-2015). Saya ikut seleksi Paskibra Kecamatan untuk Upacara Bendera 17 Agustus 2012. Pada saat itu, saya hanya pasukan biasa. Kalau tidak salah, Paskibra untuk 17 Agustus itu di pakai dulu untuk pengibaran bendera Hari jadi Pendidikan Formal Ponpes Suryalaya 1 Agustus 2012. Seingat saya seperti itu.
Tahun berikutnya, saya ditunjuk untuk ikut seleksi Paskibra Pesantren. Pasukan ini digunakan untuk Upacara Hari jadi Pendidikan Formal Ponpes Suryalaya 1 Agustus 2013. Formasi tahun 2013 ini berbeda dengan formasi 2012. Tahun 2012, formasi pasukan murni dari siswa-siswi SMK Plus YSB Suryalaya karena pada tahun itu SMK saya ditunjuk untuk menyiapkan pasukan untuk 17 Agustus. Supaya tidak tidak ribet latihan lagi, maka dari pihak Yayasan menunjuk kembali pasukan tsb untuk digunakan di 1 Agustusnya. Namun berbeda dengan tahun 2013, tahun 2013 ini dibuka seleksi untuk seluruh lembaga pendidikan formal yang berada di bawah yayasan Serba Bakti Suryalaya. Ada dari SMA Serba Bakti, ada dari SMP Seba Bakti, ada dari MA Sera Bakti, ada dari MTs Serba Bakti dan juga dari sekolah saya SMK Plus YSB Suryalaya. Dari seleksi itu terbentuk lah 2 pasukan. Pasukan inti dan pasukan sayap. Kalau tidak salah jumlah keseluruhan nya itu 45 orang. Pada tahun itu juga saya hanya sebagai pasukan biasa.
Pada tahun 2014, ketika saya sudah masuk ke kelas 12 SMK, saya ditunjuk lagi untuk jadi Paskibra Pesantren. Bedanya dengan tahun sebelumnya, tahun ini saya ditunjuk sebagai penyeleksi dan posisi dalam pasukan sebagai Komandan Pasukan yang berjumlah sama 45 orang. Paskibra tahun itu juga terdiri dari siswa-siswi SMP Seba Bakti, MTs Serba Bakti, SMA Serba Bakti, MA Serba Bakti dan SMK Plus YSB Suryalaya. Tahun itu menjadi tahun yang paling berkesan bagi saya, karena ditunjuk sebagai Komandan Pasukan.

Comments
Post a Comment