Skip to main content

Pasukan Pengibar Bendera Hardiksur 2014

 


Paskibra adalah salahsatu organisasi yang membentuk saya hingga menjadi sekarang ini. Bagaimana tidak, sejak saya sekolah di SMPN 1 Jamanis (2009-2012) saya sudah merasakan pendidikan Paskibra. Sikap disiplin saya juga terbentuk disana. Saya masih ingat momen ketika ada Diklatsar Paskibra Satuan se Tasikmalaya Utara, tempatnya di MAN Kiarakuda saat ini sudah berganti menjadi MAN 3 Tasikmalaya. Pola pendidikannya semi militer. ya seperti itulah. semua serba dihitung, makan dihitung. buang air dihitung. bahkan jalan saja dihitung. Tapi berkat pendidikan itulah kepercayaan pada diri saya mulai sedikit kelihatan. Sejak itu pulalah saya berkeinginan untuk menjadi Paskibraka Nasional di Istana Negara.  Qudarulloh, takdir berkata lain.

Sikap disiplin dan percaya diri saya itu saya bawa ketika mengenyam pendidikan di SMK Plus YSB Suryalaya (2012-2015). Saya ikut seleksi Paskibra Kecamatan untuk Upacara Bendera 17 Agustus 2012. Pada saat itu, saya hanya pasukan biasa. Kalau tidak salah, Paskibra untuk 17 Agustus itu di pakai dulu untuk pengibaran bendera Hari jadi Pendidikan Formal Ponpes Suryalaya 1 Agustus 2012. Seingat saya seperti itu.

Tahun berikutnya, saya ditunjuk untuk ikut seleksi Paskibra Pesantren. Pasukan ini digunakan untuk Upacara Hari jadi Pendidikan Formal Ponpes Suryalaya 1 Agustus 2013. Formasi tahun 2013 ini berbeda dengan formasi 2012. Tahun 2012, formasi pasukan murni dari siswa-siswi SMK Plus YSB Suryalaya karena pada tahun itu SMK saya ditunjuk untuk menyiapkan pasukan untuk 17 Agustus. Supaya tidak tidak ribet latihan lagi, maka dari pihak Yayasan menunjuk kembali pasukan tsb untuk digunakan di 1 Agustusnya. Namun berbeda dengan tahun 2013, tahun 2013 ini dibuka seleksi untuk seluruh lembaga pendidikan formal yang berada di bawah yayasan Serba Bakti Suryalaya. Ada dari SMA Serba Bakti, ada dari SMP Seba Bakti, ada dari MA Sera Bakti, ada dari MTs Serba Bakti dan juga dari sekolah saya SMK Plus YSB Suryalaya. Dari seleksi itu terbentuk lah 2 pasukan. Pasukan inti dan pasukan sayap. Kalau tidak salah jumlah keseluruhan nya itu 45 orang. Pada tahun itu juga saya hanya sebagai pasukan biasa.

Pada tahun 2014, ketika saya sudah masuk ke kelas 12 SMK, saya ditunjuk lagi untuk jadi Paskibra Pesantren. Bedanya dengan tahun sebelumnya, tahun ini saya ditunjuk sebagai penyeleksi dan posisi dalam pasukan sebagai Komandan Pasukan yang berjumlah sama 45 orang. Paskibra tahun itu juga terdiri dari siswa-siswi SMP Seba Bakti, MTs Serba Bakti, SMA Serba Bakti, MA Serba Bakti dan SMK Plus YSB Suryalaya. Tahun itu menjadi tahun yang paling berkesan bagi saya, karena ditunjuk sebagai Komandan Pasukan. 

Comments

Popular posts from this blog

Diskusi Bersama DKR Pancalang

Sebuah kehormatan bagi saya bisa memenuhi undangan teman-teman Dewan Kerja Ranting Pancalang Masa Bakti 2025-2028 untuk berdiskusi tentang kedewankerjaan dan Administrasi Dewan Kerja. Mudah-mudahan kehadiran saya menjadi angin segar bagi teman-teman DKR. Pengalaman saya sebagai DKR Pagerageung dan DKC Kuningan mudah-mudahan bisa menambah khazanah keilmuan teman-teman DKR Pancalang, khususnya kedewankerjaan. Saat saya menjabat sebagai Kabid. Kajian Kepramukaan DKC Kuningan, salah satu kegiatan saya adalah memastikan teman-teman DKR sewilayah Kwarcab Kuningan menjalankan tugasnya sebagai wadah pengembangan diri bagi teman-teman T/D di wilayah Kwartir Ranting masing-masing. Tentang terselengarnya pengkaderan dewan kerja, kegiatan Dewan Kerja sesuai aturan yang berlaku dan sebagainya. Hal ini menjadi bahan diskusi saya dengan teman-teman DKR Pancalang. Sore menjelang malam itu kami merasakan kekeluargaan yang sangat hangat. Namun, sangat disayangkan saya tidak bisa mengikuti kegiatan malam...

Langit Tak Selalu Menjawab dengan Cara yang Sama

Poto by unsplash.com/@drphotographer152 Di penghujung malam, aku bermunajat. Memohon agar dibukakan petunjuk atas pilihan yang telah kutetapkan. Bukan dua nama, bukan pula sekadar kemungkinan—melainkan satu nama yang kupilih untuk membersamaiku menyempurnakan separuh agamaku. Aku tenggelam dalam lautan doa. Angin sepertiga malam berembus lirih, keheningan menyelimutiku seperti rahmat yang turun perlahan. Doaku berlanjut selepas azan Subuh berkumandang hingga syuruq menyapa cakrawala. Aku terus memohon keyakinan: benarkah perempuan yang kupilih adalah yang tepat? Perempuan yang kelak akan menyeberangi samudra kehidupan bersamaku, dalam pasang dan surutnya. Mentari pagi merekah. Aku bangkit dari sujud, melipat sajadah dan merapikan mushaf yang kubawa. Langkahku keluar dari masjid terasa ringan. Kukenakan sandal, lalu menyusuri jalan pulang. Udara pagi begitu segar. Atap-atap rumah di perbukitan Jawa Barat tampak teduh, dan kicau burung menyambut hari dengan riang yang sederhana. Sayu...

Teks Sambutan Perwakilan Wisudawan Pada Wisuda Ke-1 STIS Husnul Khotimah Kuningan

  SAMBUTAN PERWAKILAN WISUDAWAN/WISUDAWATI PADA SIDANG SENAT TERBUKA I STISHK KUNINGAN TAHUN 2022   Bismillahirrohmanirrohim Yang Terhormat, Bupati Kuningan,  Bpk H. Acep Purnama, S.H., M.H. Yang Terhormat, Sekretaris Kopertais Wilayah 2 Jawa Barat,  Bpk H. Dr. Usep Dedi Rostandi, MA. Yang Terhormat, Ketua Umum Yayasan Husnul Khotimah Kuningan,  Bpk KH. Mu’tamad, Lc., M.Pd.I Al Hafidz  beserta jajaran Yang Kami Hormati, Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Husnul Khotimah Kuningan,  Bpk Dr. Mu’alim, S.Pd.I MA. Yang Kami Hormati,  Pimpinan, Anggota Senat dan Dosen  Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Husnul Khotimah Kuningan. Undangan, Bapak/ Ibu Orang Tua Wisudawan/ Wisudawati serta para Wisudawan/ Wisudawati yang saya banggakan.     Assalamu’alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh   Puji Syukur kehadirat Alloh SWT, karena atas nikmat dan anugerahnya kita dapat dipertemukan dihari yang sangat berbahagia ini, yaitu pada acara wisuda sarjana Sek...