Cerita ini aku mulai dari sebuah surat. Sekedar bertanya biasa, Komunikasi semestinya antara junior dan senior. Sebut saja dia kak Gara. Kak Gara ini senior aku di sekolah. Aku kelas 10 dia kelas 12. Kak Gara adalah lelaki yang banyak disukai oleh siswi di sekolahku bahkan di luar sekolah. Kak Gara juga aktif di berbagai organisasi baik di dalam lingkungan sekolah maupun luar lingkungan sekolah. Tak heran jika dia banyak pengagumnya. Dan salahsatu diantara ratusan pengagum kak Gara adalah aku. Perempuan berkebangsaan Malaysia namun besar di Jakarta. Jakarta bagiku sudah biasa dengan kehidupan glamor dan poya-poyanya. Namun berbeda 180 derajat dengan kehidupan di lingkungan sekolahku. Sekolahku berada dilingkungan yang memegang adat dan tradisi nenek moyang. Dengan ke-khasannya, lingkungan ini di kenal dengan kota santri. Aku gak tahu kenapa ayahku menyuruh aku sekolah dilingkungan yang baru. Lingkungan yang asing bagiku. Awal aku kesini, aku bak orang asing yang tak ...
Cerita tentang Rasa yang tak pernah usai