Skip to main content

Posts

Showing posts from November, 2022

Delegasi Pertama Temilreg

  Membangun sebuah organisasi itu bukan perkara mudah. 2018 saya terinspirasi untuk mendirikan Kelompok Studi Ekonomi Islam (KSEI) di Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Husnul Khotimah Kuningan, dan 2019 resmi berdiri dan 2020 bergabung dengan Forum Silaturahim Studi Ekonomi Islam (FoSSEI) Nasional.  Proses panjang bukanlah tanpa halang dan Rintang, hampir saja organisasi ini di ujung kehancuran. Kurangnya minat mahasiswa terkait organisasi ini, mengakibatkan organisasi ini tidak bisa melakukan kaderisasi secara sempurna. Hingga tahun ini (2022) Alhamdulillah masih berdiri dan mudah-mudahan tetap berdiri kokoh sampai dunia ini tiada.  Hal yang paling berkesan, setelah hampir 4 tahun berjibaku akhirnya bisa mengirimkan delegasi untuk Temu Ilmiah Regional FoSSEI Jawa Barat, meskipun hanya satu mata lomba. Dan lomba itu adalah Sharia Business Plan (SBP). Dan kalian tahu hasilnya? Yap, kita kalah. Haha.  Sebenarnya tahun sebelumnya sempat mau mengirim delegasi, namun ter...

Sejarah Berdirinya KSEI Al Husna STIS Husnul Khotimah Kuningan

   Berawal dari mata kuliah prodi Hukum Keluarga, dimana pada awal 2018 di kelas saya sedang ada pemaparan materi terkait dengan Keluarga. Salahsatu pembahasannya adalah terkait keberlangsungan sebuah keluarga yang ditopang oleh yang namanya ekonomi. Berangkat dari sana saya berasumsi bahwa salahsatu faktor penting dalam keluarga adalah ekonomi, maka saya berpikiran pentingnya memiliki ekonomi yang mapan sebelum berkeluarga. Dalam perspektif saya, kemapanan ekonomi itu diukur dengan jumlah kekayaan yang dimiliki. Maka hipotesis yang saya keluarkan adalah pentingnya memiliki harta. Dalam peroses perjalanan pencarian informasi terkait dengan harta, tidak sengaja saya membaca artikel yang mengatakan bahwa pada masa Kholifah Umar bin Khotob terdapat sebuah kisah dimana Umar, yang pada waktu itu sebagai kholifah mengatakan kepada seorang Yahudi bahwa haram hukumnya orang yang masuk pasar muslim tapi tidak mengetahui agama (Muamalah). Dari perkataan Umar tersebutlah saya berangkat u...