Surya Laya Bunga Dalam Ketidak Sengajaan Dibalik tirai putih dengan garis hitam melingkar di tengahnya, kulihat bayangan seseorang sedang merapihkan kain putih. kutatap hingga bayangan itu seakan menghampiriku perlahan. "assalama'alaikum, akhy."suara lembut ini menyambar dalam keheningan. "wa'laikumsalam ukhty. afwan, ada yang bisa saya bantu?" jawabku dengan sedikit malu. "afwan. ane mau nanya kalau tasikmalaya dari sini naik kendaraan apa ya?” “banyak. Ukhty bisa naik Budiman, Primajasa, Do’a Ibu dan Aladin. Itu semua langsung berhenti di terminal bis Tasikmalaya.”. “syukron akhy, afwan ane ganggu waktu istirahat akhy” “ia, sama-sama. Gak papa kok.”balasku. Ucapan salam perpisahan menjadi penutup pembicaraan kami. Langkah kakinya menjadi lambaian selamat tinggal. Assalamu’alaikum, semoga kita dipertemukan kembali di tempat seperti ini. Sambil ku rapihkan sarung dan kur’an kemudian ku simpan kembali ke dalam tas yang ku...
Cerita tentang Rasa yang tak pernah usai